01 August 2013

Kita

Entah sudah berapa waktu ku lewati tanpa hadirnya dirimu, menahan tiap rindu yang ada, menunggu tiap janji yang pernah terucap.

Juni 2013, mungkin itu adalah titik awal kita kembali dekat, ya di hari jadimu itulah awal kita bersama. Aku senang bisa bertemu denganmu kala itu, rasanya sedikit canggung saat bertemu.
Ku tau, rasa itu masih sama. Rasa yang kau miliki kepadaku, begitupun diriku.


  
Terkadang timbul pertanyaan dalam benak, mungkin kau pun bertanya-tanya dalam hati. Kenapa perasaan ini bisa bertahan sejauh ini, padalah ada saja yang menghalangi setiap langkah. Dulu, sekarang aku selalu berharap agar perasaan ini tak pernah pudar, semoga dirimupun demikian.

Sudah berapa lama kita tak sedekat kemarin, aku senang bisa bersama denganmu beberapa hari ini.

Singkat sekali rasanya pertemuan kita, namun ku berharap semua ini tak seperti dahulu. Ku harap kau mengerti apa yang aku maksudkan, tak perlu ku katakan, cukup kau rasakan dengan hati.

Tak ingin ku mengakhiri semua ini, ku ingin selalu bersamamu, mememani hidupmu, disampingmu selamanya.



yang menyayangimu 
dulu, sekarang, dan semoga selamanya
aamiin....

25 July 2013

Rasa Yang Tak Pernah Berubah


Jika kau tak mampu berjalan pada satu hati
Maka hentikanlah langkah mu menujuku
Namun jika memang aku lah yang kau tuju
Jangan kau coba-coba dengan jalan yang lain

Mungkin aku terlalu egois
Karena menginginkan dirimu seutuhnya
Mungkin aku terlalu cemas
Kala kau akan pergi meninggalkanku

Tak perlu aku jelaskan apa yang ku rasa
Karena seharusnya kau memahami
Tak perlu kata tuk tenangkanku
Karena ku hanya ingin kau disini dan temaniku

Dekap erat tubuhku
Dan rasakan apa yang kurasa
Mengertilah . . .
Jangan kau dekati yang lain jika aku lah cinta


19 July 2013

Lagi dan Lagi

Entah bagaimana semuanya bermula, atau mungkin memang sudah bermula sejak dulu.
Kapan ??? entahlah aku tak tahu.
Bagaimana aku harus mengatakan padamu, apa yang selama ini tersirat dalam benakku.
Aku ingin bertanya, namun aku gengsi tuk bertanya padamu. Karena rasanya tak pantas bagiku menanyakan.
Aku tak tahu apa hubungan mu dengannya saat ini, apa masih ataukah tidak. Jika memang tidak, tapi mengapa status itu masih tertulis jelas, dan kau pun masih sering bersamanya.
You know, you make me so crazy with it all.
Jika kau mengetahui, disini aku sangat takut.
Takut untuk mencintaimu kembali, meski rasa ini tak pernah berubah terhadapmu. Kau pun pernah berkata bahwa diriku sedikit berbeda, aku begitu karena rasa takut ini.

hah . . . . . . .
Entah harus seperti apa aku bersikap, karena aku tak ingin mengusik jika memang kau masih bersama dengannya. Aku tak ingin jadi orang yang di omongin dibelakang atas perbuatan ku.
Dalam benak terus bertanya, dimanakah kejelasannya ????
please tell me..
and, can you stop your activity with her ??
oh . . . .
who am I ?? kenapa bicara seperti itu,