26 August 2012

bukan AKU tapi mungkin DIA

Sebulan telah terlewati, hampir tak terasa menjalaninya. Janji yang sempat terucap mungkin tak berarti lagi. Ada atau tanpa ku bukan masalah untuk mu, karena ada dia. Seseorang yang telah menyayangimu dan tak pernah menyiakanmu.
Lalu bagaimana dengan ku? Aku hanya pengusik yang hadir ditengah kalian, yang telah menghancurkan perasaanmu.
Meski kau sangat berarti untukku, ku takkan memaksakan perasaanmu pada ku. Meski ku tahu apa yang kau rasakan padaku. Bisa dekat dengan mu saja sudah membuatku senang, karena ku tak bisa bila kau harus menjauhiku.
Biarlah aku dan perasaanku terhadapmu, tak apa jika tak terbalas karena aku telah menyiakanmu dahulu, asal bisa sama-sama denganmu aku sudah sangat bersyukur.

"MALAIKAT" ya itulah dirimu, malaikat dalam hidupku. Kau selalu ada saat ku butuh, menemaniku bagaimanapun keadaanmu.
Masih ku ingat saat kau bilang "maaf ya, aku tidak bisa datang". Aku tak marah, aku tak bisa marah. Hanya sedikit kecewa, itu pun tak akan lama.

Kaulah yang akan terus menyayangiku, bagaimanapun kondisi ku. Saat aku berbaring tak berdaya jangan pernah menangis di depanku, tetaplah tersenyum karena kau lah semangatku.
Karena separuh aku itu ya kamu.

22 August 2012

Aku yang tak pernah dewasa

usiaku bisa di bilang bukan anak-anak lagi, seharusnya sudah memasuki tahapan remaja ke dewasa.
namun kenyataannya berbeda, aku tak pernah berubah masih terlihat seperti anak-anak.
apa-apanya masih saja dilayani sama mamah, pola berfikir yang tak pernah berubah tak ada perkembangan sama sekali.
tak bisa mengendalikan emosi, merengek-rengek bak anak TK yang kehilangan ibunya.

To be Continue . . . . .

Curhatnya sama Allah aja

sobat semunya,
kebanyakan dari kita sekarang kalo ada masalah pasti di posting di jejaring sosial, dengan alasan agar dapat simpatik dari temen2 di jejaring sosial. padahal dahulu kalau kita ada masalah usahakan ga ada yang tau, ya paling hanya orang2 terdekat aja yang tau.

bukan berarti aku luput dari itu semua sih...
hehehehehe....
jujur sih, alasannya sama sih biar seseorang tau atau supaya dapat simpatik dari yang lain.
tapi kalau di pikir2, kita kan punya Allah yang maha segalanya.
kalau kita ingin sesuatu di posting di jejaring sosial apa Allah akan baca ??
seharusnya kita minta langsung sama Allah, ga perlu deh tuh di posting2 ga ada gunannya.
dan bila apa yang kita inginkan tercapai cukup dengan bersyukur aja, ga usah di posting lagi...
hehehehe . . . .

Allah yang Maha segalanya,
minta deh tuh yang banyak sama Allah, Allah ga akan pernah bosan qo dengan doa2 Hambanya.
tapi jangan lupa kewajiban kita juga di laksanain, jangan cuma minta hak aja...

OK......!!!!!

keep spirit...... ^^